MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL

Manajemen keuangan merupakan manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund). mata kuliah Manajemen keuangan Internasional merupakan mata kuliah lanjutan dari manajemen keuangan I dan II

Persamaan dan Perbedaan Manajemen Keuangan dan Manajemen Keuangan Internasional

Persamaan :
Membahas keputusan investasi, keputusan pendanaan dan kebijaksanaan deviden serta bertujuan memaksimalkan nilai perusahaan dengan memaksimalkan harga saham perusahaan.
Perbedaan :
MK untuk perusahaan domestik walaupun punya banyak anak perusahaan tetapi masih dalam satu negara (satu mata uang) sehingga tidak terjadi masalah resiko perubahan nilai tukar (foreign exchange rate), perpajakan dan akuntansi khususnya pembuatan laporan keuangan rekonsiliasi.
MK Internasional :
  1. membahas tentang lingkungan manajemen keuangan internasional, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar dan neraca pembayaran serta implikasinya pada suatu negara
  2. Pasar valuta asing (foreign exchange market) dan bagaimana pasar valas ini berfungsi dalam perekonomian dunia.
  3. Mengukur dan manajemen ekposur mata uang asing,
  4. Analisis investasi langsung,
  5. Manajemen operasi multinasional
  6. Perbankan internsional
 Sumber : http://diarinamei.blogspot.com/2011/12/manajemen-keuangan-internasional.html
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Financial Management – Meaning Objectives and Functions

Meaning of Financial Management

Financial Management means planning, organizing, directing and controlling the financial activities such as procurement and utilization of funds of the enterprise. It means applying general management principles to financial resources of the enterprise.

Scope/Elements
  1. Investment decisions includes investment in fixed assets (called as capital budgeting). Investment in current assets are also a part of investment decisions called as working capital decisions.
  2. Financial decisions – They relate to the raising of finance from various resources which will depend upon decision on type of source, period of financing, cost of financing and the returns thereby.
  3. Dividend decision – The finance manager has to take decision with regards to the net profit distribution. Net profits are generally divided into two:
    1. Dividend for shareholders- Dividend and the rate of it has to be decided.
    2. Retained profits- Amount of retained profits has to be finalized which will depend upon expansion and diversification plans of the enterprise.
Objectives of Financial Management

The financial management is generally concerned with procurement, allocation and control of financial resources of a concern. The objectives can be-

  1. To ensure regular and adequate supply of funds to the concern.
  2. To ensure adequate returns to the shareholders which will depend upon the earning capacity, market price of the share, expectations of the shareholders.
  3. To ensure optimum funds utilization. Once the funds are procured, they should be utilized in maximum possible way at least cost.
  4. To ensure safety on investment, i.e, funds should be invested in safe ventures so that adequate rate of return can be achieved.
  5. To plan a sound capital structure-There should be sound and fair composition of capital so that a balance is maintained between debt and equity capital.
Functions of Financial Management
  1. Estimation of capital requirements: A finance manager has to make estimation with regards to capital requirements of the company. This will depend upon expected costs and profits and future programmes and policies of a concern. Estimations have to be made in an adequate manner which increases earning capacity of enterprise.
  2. Determination of capital composition: Once the estimation have been made, the capital structure have to be decided. This involves short- term and long- term debt equity analysis. This will depend upon the proportion of equity capital a company is possessing and additional funds which have to be raised from outside parties.
  3. Choice of sources of funds: For additional funds to be procured, a company has many choices like-
    1. Issue of shares and debentures
    2. Loans to be taken from banks and financial institutions
    3. Public deposits to be drawn like in form of bonds.

    Choice of factor will depend on relative merits and demerits of each source and period of financing.

  4. Investment of funds: The finance manager has to decide to allocate funds into profitable ventures so that there is safety on investment and regular returns is possible.
  5. Disposal of surplus: The net profits decision have to be made by the finance manager. This can be done in two ways:
    1. Dividend declaration – It includes identifying the rate of dividends and other benefits like bonus.
    2. Retained profits – The volume has to be decided which will depend upon expansional, innovational, diversification plans of the company.
  6. Management of cash: Finance manager has to make decisions with regards to cash management. Cash is required for many purposes like payment of wages and salaries, payment of electricity and water bills, payment to creditors, meeting current liabilities, maintainance of enough stock, purchase of raw materials, etc.
  7. Financial controls: The finance manager has not only to plan, procure and utilize the funds but he also has to exercise control over finances. This can be done through many techniques like ratio analysis, financial forecasting, cost and profit control, etc.

sumber : http://www.managementstudyguide.com

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips-tips Penghematan dalam Pengeluaran Rumah Tangga

Keterbatasan dalam penghasilan menuntut kita untuk dapat mengelola keuangan secara bijak. Salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan penghematan dalam pos-pos pengeluaran rumah tangga. Beberapa tips yang dapat dipraktekkan untuk menghemat pengeluaran rumah tangga antara lain:

1. Penghematan makan

Bagi para pekerja, pengeluaran untuk makan di luar tanpa disadari bisa menjadi pos pengeluaran yang sangat besar. Sebagai contoh, seorang karyawan dengan gaji Rp3.000.000,00 yang selalu makan di luar maka total pengeluarannya hanya untuk makan saja adalah sebesar:

  • Makan pagi        : Rp10.000 x 26 hari   =       Rp260.000
  • Makan siang      : Rp20.000 x 26 hari   =       Rp520.000
  • Makan malam   : Rp20.000 x 26 hari   =       Rp520.000
  • Snack                    : Rp5.000 x 26  hari     =       Rp130.000

Total                                             Rp1.430.000

Bayangkan, berapa uang yang dapat Anda hemat bila Anda mengurangi kebiasaan untuk makan di luar? Anda dapat melakukan penghematan dengan cara:

  • Membawa bekal makan dari rumah. Anda tidak perlu malu melakukannya, lebih baik makan bekal daripada makan di luar dan menambah utang.
  • Sebaiknya makan di rumah sebelum bepergian seperti misalnya jalan-jalan ke mall.
  • Sesuaikan makan dengan budget. Makanan bergizi tidak harus mahal.
  • Bila diajak makan oleh rekan kerja ke tempat makan yang melebihi budget, tolaklah secara halus.
  • Bila sulit membawa bekal makan setiap hari, maka tetapkanlah 3 hari dalam seminggu untuk makan semurah mungkin namun tetap bergizi, dan tidak perlu membeli kudapan pada hari itu.
  • Bila menonton bioskop, tidak perlu membeli cemilan dan minuman. Usahakan membawa dari rumah.

2. Penghematan biaya komunikasi

Pernahkan Anda menghitung berapa kali anda menelepon dan mengirim SMS dalam 1 hari?

Misalnya dalam 1 hari Anda menelepon dengan HP sebanyak 5 kali dan mengirim SMS sebanyak 15 kali, maka perkiraan biaya yang Anda keluarkan adalah:

  • Telepon :  5 x Rp1.000 x 30 = Rp150.000
  • SMS        :  15 x Rp150 x 30    =  Rp67.500

Total                     = Rp217.500

Bila dijumlahkan dengan pengeluaran untuk makan di poin no 1 tadi, maka sudah melebihi setengah dari gaji sang karyawan tadi.

Hal-hal yang bisa anda lakukan untuk menghemat biaya komunikasi antara lain:

  • Apabila telepon menggunakan HP, bicaralah seperlunya.
  • Gunakan SMS hanya untuk mengirim informasi penting.
  • Saat ber-SMS menanyakan suatu hal, biasakan sekaligus mengucapkan terima kasih sehingga tidak perlu membalas sms lagi.
  • Tidak perlu membuat ringtone tambahan atau nada sambung pribadi, karena akan memotong saldo pulsa.
  • Jangan tergoda iklan untuk mengirim SMS dengan tarif premium karena akan menghabiskan pulsa Anda.
  • Pentingkan fungsi dan bukan fancy. Selama HP Anda masih berfungsi dengan baik, jangan tergerak untuk mengganti HP model terbaru.
  • Koleksi casing dan tempat HP tidak terasa akan menambah pengeluaran.

3. Penghematan Belanja

Berapa kali Anda belanja pergi ke mall atau supermarket dalam satu bulan? Semakin sering Anda pergi ke mall atau supermarket, semakin banyak pengeluaran Anda karena sulit sekali untuk menahan diri tidak belanja saat kita berkunjung ke mall atau supermarket. Apabila Anda memang harus belanja, maka hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk menghemat pengeluaran Anda antara lain:

  • Usahakan untuk belanja secara tunai, sesuai dengan uang yang ada di dompet Anda.
  • Hati-hati bila belanja di supermarket. Biasakan untuk tetap fokus pada barang-barang yang ada pada daftar belanjaan Anda. Umumnya, kebutuhan sehari-hari seperti sabun, pasta gigi atau sabun cuci selalu ditempatkan di rak bagian belakang dan sepanjang jalan menuju ke sana banyak barang-barang yang bisa membuat Anda tergoda.
  • Ingatlah bahwa promosi, obral maupun diskon semurah apapun tujuan adalah memberi keuntungan bagi penjual.
  • Janganlah tergoda pada potongan harga untuk kemudian membeli dalam jumlah banyak. Belilah sesuai dengan yang Anda butuhkan.
  • Teliti saat menghitung di kasir. Ada kemungkinan terjadi selisih jumlah yang dapat merugikan Anda.
  • Sebisa mungkin belanjalah di pasar tradisional, karena Anda masih bisa menawar dan mendapatkan harga yang lebih murah.

4.   Penghematan Biaya Transportasi

  • Untuk jarak pendek, cobalah berjalan kaki
  • Manfaatkan angkutan umum massal seperti bus atau Trans Jakarta.
  • Apabila memungkinkan mulailah bersepeda ke tempat kerja, selain murah juga sehat.
  • Apabila menggunakan kendaraan pribadi, usahakan berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan..
  • Rawatlah kendaraan pribadi dengan baik untuk menghindari kerusakan yang membutuhkan biaya perbaikan.

5.  Berusahalan untuk selalu mengeluarkan uang di bawah budget yang Anda tetapkan dan tabunglah sisanya. Misalnya jika budget belanja harian Anda sebesar Rp30.000, maka usahakan untuk belanja seharga Rp25.000 dan tabunglah Rp5.000 sisanya. Sediakan tempat khusus untuk menyimpan uang ini dan bukalah hanya pada periode tertentu seperti misalnya tiga atau enam bulan sekali. Segera masukkan hasil tabungan Anda tersebut ke rekening bank.

6.  Catatlah pengeluaran Anda setiap hari sedetil mungkin. Lalu jumlahkan dalam 1 bulan. Hal ini akan membantu Anda selanjutnya untuk berpikir lebih bijak sebelum membelanjakan uang.

Sumber: http://keuangankeluarga.com/artikel-keuangan/tips-tips-penghematan-dalam-pengeluaran-rumah-tangga/

Posted in Uncategorized | Leave a comment

FINANCIAL MANAGEMENT FOR NON FINANCE MANAGER

SETIAP BAGIAN MANAJEMEN PENDUKUNG PENDAYAGUNAAN DANA

Dalam sebuah perusahaan, penting sekali adanya kesatuan bahasa dalam pelaksanaan tiap kegiatan manajemen

Dengan demikian, interaksi dan koordinasi kerja antar bagian dapat berjalan dengan lancar. Sumber daya keuangan adalah elemen dasar bagi pelaksanaan seluruh kegiatan perusahaan.

Secara teknis, pengelolaan sumber dana adalah tugas dan tanggung jawab bagian keuangan, namun dalam kegiatan operasional perusahaan, dukungan dari setiap bagian manajemen sangat diperlukan agar dapat dicapai pendayagunaan sumber dana secara maksimal

MANAJER PENGGERAK RODA PERUSAHAAN

Peran manajer dalam suatu perusahaan tidak terbatas hanya pada kegiatan operasionalnya saja,melainkan lebih pada pencapaian tujuan perusahaan. Untuk dapat melaksanakan peran tersebut dengan baik, diperlukan pengetahuan mengenai kegiatan perusahaan serta kaitannya dengan dana dan pembiayaan.

Setiap manajer masa kini perlu mengerti tentang keuangan, apakah dia manajer pemasaran, manajer produksi atau manajer fungsi bidang lain di luar keuangan.

Kursus ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dimulai dari prinsip-prinsip dasar, anda akan mengalami kemajuan yang mantap melalui program yang tidak membosankan dengan kuliah singkat, latihan-latihan praktis dan studi kasus.

Anda akan dapat dengan jelas mengetahui ruang lingkup aspek keuangan, baik financial accounting maupun management accounting serta peranan alat-alat informasi keuangan terhadap bidang lain dalam perusahaan.

Tujuan

Memungkinkan peserta :

  • Memahami konsep perilaku biaya serta pengendalian anggaran
  • Mempergunakan pelbagai alat analisis laporan keuangan
  • Mempergunakan informasi keuangan untuk membantu kelancaran usaha
  • Memahami struktur keuangan perusahaan

PESERTA

Para Manajer bukan Manajer Keuangan, serta mereka yang perlu mengetahui fungsi keuangan dan mempergunakan data keuangan.

CAKUPAN PENDIDIKAN

Secara detil akan dibahas aspek-aspek di dalam Manajemen Keuangan seperti :

  • Pengelolaan dan pendayagunaan dana
  • Perputaran modal dan perencanaan laba
  • Mengukur tingkat profitabilitas, likuiditas dan pendayagunaan aktiva
  • Teknik membaca laporan keuangan
  • Metode-metode pembiayaan dengan keuntungan dan kerugiannya
  • Perencanaan, penyusunan dan pengendalian anggaran
  • Mendayagunakan informasi manajemen
  • Teknik penilaian rencana investasi modal

SUMBER : http://www.pmbs.ac.id

Posted in Uncategorized | Leave a comment

FINANCE MANAGER

  1. Mengelola fungsi akuntansi dalam memproses data dan informasikeuangan untuk menghasilkan laporan keuangan yang dibutuhkanperusahaan secara akurat dan tepat waktu.
  2. Mengkoordinasikan dan mengontrol perencanaan, pelaporan danpembayaran kewajiban pajak perusahaan agar efisien, akurat, tepatwaktu, dan sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku.
  3. Merencanakan, mengkoordinasikan dan mengontrol arus kasperusahaan (cashflow), terutama pengelolaan piutang dan hutang,sehingga memastikan ketersediaan dana untuk operasionalperusahaan dan kesehatan kondisi keuangan
  4. Merencanakan dan mengkoordinasikan penyusunan anggaranperusahaan, dan mengontrol penggunaan anggaran tersebut untukmemastikan penggunaan dana secara efektif dan efisien dalammenunjang kegiatan operasional perusahaan
  5. Merencanakan dan mengkoordinasikan pengembangan sistem danprosedur keuangan dan akuntansi, serta mengontrol pelaksanaannyauntuk memastikan semua proses dan transaksi keuangan berjalandengan tertib dan teratur, serta mengurangi risiko keuangan
  6. Mengkoordinasikan dan melakukan perencanaan dan analisa keuanganuntuk dapat memberikan masukan dari sisi keuangan bagi pimpinanperusahaan dalam mengambil keputusan bisnis, baik untuk kebutuhaninvestasi, ekspansi, operasional maupun kondisi keuangan lainnya
  7. Merencanakan dan mengkonsolidasikan perpajakan seluruhperusahaan untuk memastikan efisiensi biaya dan kepatuhan terhadapperaturan perpajakan

Sumber : http://www.scribd.com

Posted in Uncategorized | Leave a comment

10 Cara Mengatur Keuangan

1. Buat daftar pengeluaran rutin.
Saya biasanya berbelanja atau membayar tagihan asal saja, artinya saya hanya membayar tanpa membuat daftar apa saja yang telah atau akan saya bayar. Akibatnya saya tidak mengetahui berapa besar pengeluaran saya setiap bulannya (karena pendapatan saya diterima bulanan). Banyak yang menyarankan agar saya membuat daftar pengeluaran rutin saya sehingga saya bisa memilih kebutuhan mana yang bisa saya kurangi jika ternyata pendapatan saya tidak mencukupi.

2. Kurangi hutang.
Biasanya kalau uang saya tidak mencukupi kebutuhan saya, maka saya mengambil hutang. Memang, masalah saya di bulan ini selesai, tapi bagaimana dengan bulan depan? Yah…taguhan saya bertambah…

3. Pastikan kita mempunyai polis asuransi
Lho…kok malah asuransi??? Iya, pengalaman saya, kejadian mendadak seperti sakit adalah beban finansial baru. Karena dalam daftar saya tidak ada perencanaan jika saya sakit. Lalu mengapa asuransi? Karena jika saya mengalokasikan dana di bank, maka jika saya sakit dana saya akan berkurang. Tetapi dengan memiliki polis asuransi maka dana tabungan saya akan tetap aman.

4. Prioritaskan tujuan kita.
Ini yang susah. Karena tujuan pengalokasian uang tergantung pada pribadi masing-masing. Misalnya untuk lajang yang belum menikah, alokasi dana banyak ke belanja, main sama teman, atau hal-hal lain. sedangkan untuk orang yang sudah menikah dan punya anak alokasi dana ke kredit rumah misalnya, pendidikan, pensiun, dll. Pertanyaannya bisakah kita merencanakan dana untuk rumah, pendidikan anak, pensiun pada saat kita masih lajang dan belum menikah?

5. Mulai belajar untuk berinvestasi
Mencari informasi tenang tempat berinvestasi adalah mudah dan tidak menyita banyak waktu. Jadi tidak ada salahnya kalau kita mulai mencari inormasi tempat-tempat berinvestasi yang sesuai denga kebutuhan hidup kita.

6. Mulailah berinvestasi.
Jika kita sudah menemukan tempat berinvestasi yang pas, segeralah berinvestasi. Karena terlambat adalah kondisi yang sangat tidak menguntungkan.

7. Investasikan dana secara taratur.
Ya investasi bertujuan jangka panjang. Sebaiknya digunakan sesuai dengan tujuan dari kita berinvestasi. Konsisten.

8. Investasikan dana di banyak sumber.
Analoginya jika kita mencari sumber air, buat sumus sebanyak-banyaknya. Jika satu sumur kering, maka masih ada sumur yang lain.

9. Pantau investasi kita.
Lihat secara teratur perkembangan investasi kita.

10. Pikirkan generasi berikutnya.
Alokasikan dana dan rencanakan untuk membuat warisan.

sumber : http://yogopunyablog.blogspot.com

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan.
Penjelasan Singkat Masing-Masing Fungsi Manajemen Keuangan :
1.Perencanaan Keuangan
Membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.
2.Penganggaran Keuangan
Tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.

3. Pengelolaan Keuangan
Menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.

4. Pencarian Keuangan
Mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.

5. Penyimpanan Keuangan
Mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dana tersebut dengan aman.
6. Pengendalian Keuangan

Melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada paerusahaan.
7. Pemeriksaan Keuangan
Melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan
ekonomi manajemen

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Struktur Finansial

 

Pengertian Struktur Finansial
Struktur Finansial adalah yang menunjukkan bagaimana aktiva-aktiva perusahaan dibelanjai, yaitu menyangkut semua sumber pembelanjaan, yang tercermin dalam keseluruhan pasiva neraca (keseluruhan modal sendiri). Struktur finansial pada hakikatnya menunjukkan pula perimbangan absolut dan relatif antara keseluruhan modal asing (Jangka pendek dan panjang dengan jumlah modal sendiri. Pengertian Struktur Finansial Struktur Finansial adalah yang menunjukkan bagaimana aktiva-aktiva perusahaan dibelanjai, yaitu menyangkut semua sumber pembelanjaan, yang tercermin dalam keseluruhan pasiva neraca (keseluruhan modal sendiri). Struktur finansial pada hakikatnya menunjukkan pula perimbangan absolut dan relatif antara keseluruhan modal asing (Jangka pendek dan panjang dengan jumlah modal sendiri. Pengertian Struktur Finansial
Struktur Finansial adalah yang menunjukkan bagaimana aktiva-aktiva perusahaan dibelanjai, yaitu menyangkut semua sumber pembelanjaan, yang tercermin dalam keseluruhan pasiva neraca (keseluruhan modal sendiri). Struktur finansial pada hakikatnya menunjukkan pula perimbangan absolut dan relatif antara keseluruhan modal asing (Jangka pendek dan panjang dengan jumlah modal sendiri.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Finansial rumah tangga

Banyak orang bilang, “Uang adalah hal yang sensitif!” Bahkan dalam rumah tangga, suami atau istri harus beradaptasi dengan kebiasaan pasangan mengelola keuangan. Bila tak diatur dengan baik, bukan tak mungkin perkara ini jadi pemicu pertengkaran hebat.

So, agar hal itu tak terjadi, Safir Senduk, seorang ahli keuangan siap memberi tip!

Disatukan atau Tidaknya Keuangan

Masalah keuangan yang dihadapi pasangan yang baru menikah memang beragam. Misal, apakah menyatukan tabungan dan gaji dalam satu rekening, atau sebaiknya masing-masing mempunyai rekening sendiri kemudian membuat satu rekening terpisah untuk membiayai kebutuhan rumah tangga.

Sebagai individu yang berbeda, sebaiknya mempunyai kebebasan mengelola kebutuhan keuangan masing-masing. Moms and Dads harus belajar bagaimana menjadi pasangan dengan mengatur keuangan bersama.

Dengan berjalannya waktu, ketika kebutuhan rumah tangga menjadi lebih besar dengan adanya anak-anak atau cicilan rumah, banyak pasangan yang merasa bahwa menggabungkan keuangan dalam rekening bersama jauh lebih mudah. Atau jika kebutuhan hidup pasangan sudah tinggi karena tingginya biaya hidup di kota besar, maka mengatur keuangan keluarga dengan menggabungan pendapatan akan lebih efisien. Saran ini akan berbeda ketika salah satu pasangan memasuki pernikahan dengan hutang yang cukup besar.

Ketika Berhadapan dengan Hutang

Dari semua masalah yang menyebabkan pertengkaran. Masalah hutang menempati ranking pertama. Hutang adalah persoalan dimana pasangan paling tidak bisa sepakat. Masing-masing pasangan biasanya tidak mempunyai ukuran yang sama dalam melihat apakah hutang yang ada terlalu besar atau jenis hutang apa yang merupakan hutang yang bermasalah.

Alangkah baiknya jika masing-masing pasangan bisa terbuka mendiskusikan hal keuangan sebelum masuk dalam pernikahan. Disukai atau tidak, ketika Anda menikah, hutang pasangan bisa menjadi masalah Anda dan sebaliknya.

Sebelum menikah, tidak ada salahnya membuat perjanjian pisah harta. Cara ini dilakukan untuk melindungi harta atau aset seseorang dari hutang pasangannya (jika hutang itu berasal dari institusi). Di Indonesia, sistem legal tidak terlalu kuat, perjanjian pisah harta belum tentu bisa diteguhkan. Apalagi kalau pasangan atau Anda berhutang kepada rentenir yang menggunakan kekerasan untuk menagih hutangnya.

Memonitor Keuangan

“Saya hemat, kamu yang boros!” pernyataan ini bisa mengakibatkan masalah besar. Cara yang pantas ditiru adalah “Kita berdua ada pengeluaran dan kebutuhan yang berbeda, mari susun budget bersama!”

Namun bukan berarti dipakai sebagai alasan untuk belanja tak terkendali. Sebaliknya, jika ada pertengkaran mengenai hal ini, Anda dan pasangan harus menemukan akar masalahnya.

Mungkin Anda berdua harus mulai berhemat dan mengurangi pengeluaran. Duduklah bersama dan masing-masing memutuskan berapa jumlah uang yang dialokasikan untuk kebutuhan pribadi sehari-hari; kebutuhan pakaian, salon, rekreasi, pariwisata, pembelian barang mewah. Buatlah daftar HIS dan HERS. Negosiasikan jumlahnya.

Ingatlah bahwa kebutuhan ini adalah kebutuhan sekunder. Jadi pikirkan dulu kebutuhan rumah tangga yang primer; sewa rumah, cicilan rumah, makan, listrik, telepon, air, kesehatan, sekolah, transportasi.

Merahasiakan Penghasilan atau Simpanan

Menyembunyikan pendapatan atau sejumlah tabungan dari pasangan bisa menimbulkan pertengkaran. Banyak pasangan melakukan hal ini, baik karena sang istri terlalu cerewet dalam menuntut suami untuk memberi lebih banyak lagi atau karena sang suami (atau istri) men-support anggota keluarga, kebiasaan buruk seperti judi atau bahkan adanya pacar baru.

Kalau Anda mengenal dan mempercayai pasangan Anda, perlukah menyembunyikan pendapatan atau tabungan dari pasangan? Adakah alasan-alasan tertentu yang membuat Anda harus menyembunyikan pendapatan atau tabungan dari pasangan? Apakah pasangan Anda mempunyai masalah dengan kebiasaan buruk seperti judi dan hutang? Kalau ini yang terjadi, carilah pertolongan profesional, baik itu konselor, psikolog atau akuntan untuk menyelesaikan masalah, daripada Anda dan pasangan hidup di atas kebohongan.

Menyimpan Uang untuk Keperluan

Sebaiknya Anda memiliki tabungan untuk masa darurat sejumlah 3-6 bulan. Taruhlah di bank yang dijamin pemerintah. Tabungan deposito atau tabungan berjangka lainnya bisa memberikan bunga yang lebih tinggi dari tabungan biasa. Berpikirlah dengan bijaksana. Kontrol diri Anda dalam mengeluarkan uang, utamanya untuk kebutuhan-kebutuhan sekunder Anda.

Menginvestasi Uang dengan Teratur

Jika kebutuhan rumah tangga sudah tercukupi dan Anda bisa menabung untuk emergency, Anda dan pasangan bisa mulai memikirkan jenis investasi apa yang bisa memberikan bunga atau hasil yang lebih tinggi. Sebaiknya, pikirkan bersama jenis-jenis investasi apa yang bisa dilakukan sesuai dengan target dan kebutuhan finansial Anda.

Jenis investasi tak terbatas dengan produk-produk perbankan, emas, tanah, atau rumah. Untuk tanah dan rumah, carilah tempat yang strategis dan persiksalah dengan teliti mengenai keaslian sertifikatnya.

Posted in Uncategorized | 1 Comment