Akselerasi Kolaborasi Global, Transformasi AI, dan Green Infrastructure melalui NICCE 2026, Fakultas Teknik Universitas Narotama Perkuat Jejaring Internasional
18 Agustus 2026, 10:11:13 Dilihat: 82x
Fakultas Teknik Universitas Narotama terus memperkuat kiprah akademik di tingkat internasional melalui penyelenggaraan Narotama International Conference Civil Engineering (NICCE) 2026 di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Malaysia, pada 30 Juli 2026.
NICCE 2026 menjadi bagian dari rangkaian kunjungan akademik Fakultas Teknik Universitas Narotama yang berlangsung pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2026. Tidak sekadar menghadiri konferensi internasional, kunjungan tersebut dirancang untuk membuka ruang pembelajaran, memperluas jejaring akademik, menjajaki kolaborasi riset, serta mengenalkan mahasiswa dan dosen pada perkembangan teknologi dan infrastruktur pendidikan tinggi di tingkat internasional.
Rombongan Universitas Narotama terdiri atas sekitar 55 peserta, yakni 48 mahasiswa dan tujuh dosen. Mayoritas peserta berasal dari Program Studi Magister Teknik Sipil, sementara kegiatan konferensi juga melibatkan Program Studi Teknik Sipil secara daring. Secara keseluruhan, konferensi yang diselenggarakan secara hybrid tersebut diikuti sekitar 150 peserta, termasuk dosen.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Narotama, Dr. Ir. Adi Prawito, M.M., M.T., IPM, menegaskan bahwa perjalanan akademik ke Malaysia dirancang agar memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar mengikuti agenda konferensi.
Rangkaian kegiatan dimulai pada 29 Juli 2026. Delegasi Universitas Narotama diterima secara resmi oleh Fakultas Kejuruteraan Awam dan Alam Bina (FKAAB), Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan dosen Universitas Narotama untuk mengenal secara langsung lingkungan akademik dan fasilitas pendidikan di salah satu perguruan tinggi Malaysia.
Pada hari pertama, delegasi mengikuti International Workshop yang dibuka oleh Dekan Faculty of Civil Engineering and Built Environment (FKAAB-UTHM) Assoc. Prof.Ir. Dr.Mohd. Shalahuddin Adnan. Sedangkan pemateri kegiatan ini adalah Ir.Ts. Dr. Mohd. Firdaus Bin MD Danazlan.
Materi yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung penulisan karya ilmiah, termasuk tesis, disertasi, dan publikasi jurnal.
Workshop yang berlangsung sekitar satu setengah jam tersebut memadatkan materi pelatihan yang pada kondisi normal dapat berlangsung selama beberapa hari. Peserta mendapatkan wawasan mengenai penyusunan prompt, strategi pencarian literatur ilmiah, pemetaan penelitian, hingga identifikasi research gap.
Menurut Dr. Adi Prawito, pemanfaatan AI memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi proses penelitian.
“Yang harusnya dikerjakan berminggu-minggu atau berbulan-bulan, bisa dibantu menjadi beberapa jam, terutama untuk mencari jurnal yang jumlahnya sangat banyak. Kemudian melakukan gap analysis, memilah materi penelitian, sampai menentukan arah penelitian,” jelasnya.
Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan dosen Universitas Narotama yang tengah mengembangkan penelitian dan publikasi ilmiah.
Karena itu, kegiatan Workshop nantinya bisa diadopsi dan dikembangkan di Fakultas Teknik, diperuntukkan bagi mahasiswa Teknik Sipil, Magister Teknik Sipil dan Dosen serta Peneliti yang sedang menyusun tesis, disertasi, maupun artikel ilmiah, kata Adi Prawito.
Selain mengikuti workshop, delegasi Universitas Narotama juga berkesempatan mengunjungi berbagai fasilitas laboratorium UTHM.
Beberapa laboratorium yang dikunjungi meliputi laboratorium digital dan AI, laboratorium lingkungan, serta laboratorium struktur. Fasilitas tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan infrastruktur riset dan teknologi yang digunakan dalam pengembangan ilmu teknik sipil.
Peluang kolaborasi juga terbuka dalam bidang pengajaran, penelitian bersama, guest lecture, serta pertukaran pengetahuan.
Dengan demikian, kunjungan akademik tersebut tidak berhenti pada pengenalan fasilitas, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun jejaring akademik yang lebih luas antara Universitas Narotama dan UTHM.
Setelah rangkaian kunjungan akademik, kegiatan dilanjutkan dengan konferensi internasional pada 30 Juli 2026.
NICCE merupakan konferensi yang mengkhususkan pada bidang teknik sipil. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Fakultas Teknik untuk memperkuat atmosfir akademik teknik sipil khususnya di tingkat internasional.
Dr. Adi Prawito menjelaskan bahwa NICCE 2026 ini melanjutkan kegiatan yang sebelumnya pernah ada tahun 2017, 2018 dan berhenti cukup lama, hingga saat kita selenggarakan lagi.
NICCE 2026 dengan tema "Advancing Sustainabel Construction Via Smart & Green Digital Innovation", menghadirkan pembicara dari UTHM, Prof. Madya Ir. Dr. Shahrul Niza Bin Mokhatar, dan Dr. Tuan Norhayati Binti Tuan Chik.
Dari MUST Taiwan, Ngoc-Mai Nguyen, Ph.D. dan Mr. Forrest H.S.
Wu, Ph.D. dari LNA Cosulting Engineers Taiwan.
Serta Mr. Benny Atisa, MSc. dari Oceantec Consultants Pte. Ltd. Singapore.
Sedangkan dua pembicara dari Universitas Narotama, yakni Associate Prof. Dr. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, S.T., M.T., IPM dan Ronny Durrotun Nasihien, S.T., M.T.
Dengan Moderator Miss Ani Wulandari, SS., MM.
Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Narotama Associate Prof. Dr. Arasy Alimuddin, S.E., M.M., serta dihadiri Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Adi Prawito, M.M., M.T., IPM dan Kaprodi Magister Teknik Sipil Dr. Ir. Koespiadi, M.T., M.H., IPU.
Hadir dan memberi sambutan Ketua Progam FKAAB-UTHM Ts. Dr. Syed Burhanuddin Hilmi Bin Syed Mohamad.
Salah satu materi utama dalam NICCE 2026 disampaikan oleh Associate Prof. Dr. H. Sri Wiwoho Mudjanarko yang mengangkat roadmap penelitian di bidang material beton.
Penelitian tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi yang memiliki fasilitas laboratorium lengkap dan modern. Berbagai jejaring kolaborasi telah dikembangkan dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk UTHM, UNS, Polinema, dan institusi lainnya.
Salah satu fokus pengembangan adalah pemanfaatan produk lokal sebagai material konstruksi.
Menurut Dr. Adi Prawito, pendekatan tersebut memiliki nilai strategis karena pengembangan material tidak hanya berorientasi pada peningkatan kekuatan, tetapi juga efisiensi, kemudahan produksi, kemudahan penerapan, dan keterjangkauan biaya. Hal ini memperlihatkan bahwa inovasi teknik sipil dapat berjalan seiring dengan optimalisasi sumber daya lokal. Produk yang telah tersedia dapat dikembangkan melalui penelitian sehingga menghasilkan material konstruksi dengan nilai guna yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ronny Durrotun Nasihien membahas perkembangan Building Information Modeling (BIM) sebagai salah satu teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan konstruksi.
Pemanfaatan BIM menjadi salah satu gambaran bagaimana teknologi digital semakin terintegrasi dalam dunia konstruksi. Bagi Fakultas Teknik, penguasaan teknologi tersebut menjadi penting untuk memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan industri.
NICCE 2026 juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka.
Setelah sesi pemaparan narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi paralel. Mahasiswa mempresentasikan skripsi dan tesis dalam bahasa Inggris melalui beberapa kelas, terdiri atas dua kelas luring dan lima kelas daring.
Bagi Fakultas Teknik Universitas Narotama, internasionalisasi tidak berhenti pada penyelenggaraan konferensi. Lebih jauh, internasionalisasi dipandang sebagai cara untuk mempersiapkan mahasiswa dan dosen menghadapi perubahan teknologi dan tantangan global.
Dr. Adi Prawito menilai bahwa perkembangan teknologi digital dan AI telah membuat batas geografis semakin terbuka. Perguruan tinggi perlu memiliki perspektif global dan membangun kolaborasi dengan berbagai institusi internasional.
Di samping transformasi digital dan AI, Fakultas Teknik juga melihat green infrastructure sebagai arah penting perkembangan teknik sipil.
Perubahan iklim, peningkatan suhu bumi, energi baru terbarukan serta peningkatan emisi karbon menjadi tantangan global yang membutuhkan kontribusi dari berbagai bidang, termasuk teknik sipil.
Kunjungan akademik ke UTHM dan penyelenggaraan NICCE 2026 sekaligus menegaskan arah Fakultas Teknik Universitas Narotama untuk membangun jejaring global yang tidak berhenti pada hubungan institusional, tetapi berkembang menjadi kolaborasi nyata dalam pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Dengan semangat kolaborasi global, penguasaan teknologi, dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Fakultas Teknik Universitas Narotama terus menempatkan teknik sipil sebagai bagian dari solusi atas tantangan masa depan.